Perbedaan Masa Panen Paprika, Manfaat, Serta Efek Sampingnya

default featured image

Paprika Kuning Pack 500 gr

 

Paprika merupakan salah satu tanaman asli Amerika yang seringkali digunakan dalam pelengkap makanan. Kepopuleran paprika di Indonesia memang masih kalah jauh dengan kepopuleran cabai.

Paprika memang sedikit pedas, tetapi lebih didominasi dengan rasa manis. Inilah yang menjadikan alasan mengapa paprika tidak bisa menggantikan peran cabai pada masakan Indonesia.

 

Perbedaan Masa Panen

Pada dasarnya, masa panen paprika dibedakan berdasarkan warna-warnanya. Dimulai dari warna hijau yang paling mentah, hingga warna ungu yang paling matang. Setiap orang memiliki selera yang berbeda terhadap masa panen dari paprika. Ada yang lebih suka saat masih hijau, tetapi lebih banyak juga yang menyukai saat sudah merah.

 

  1. Hijau

Paprika yang berwarna hijau menunjukkan bahwa paprika tersebut belum matang dan yang paling mentah diantara berbagai macam warna paprika. Paprika yang berwarna hijau memiliki rasa yang pahit, tanpa sedikitpun rasa manis yang biasa ditemukan pada paprika matang.

Walaupun dipanen sebelum matang, paprika hijau ini memiliki kandungan yang cukup baik bagi tubuh. Vitamin A dan C yang terkandung dalam paprika hijau mampu berfungsi sebagai antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas.

 

  1. Kuning

Tingkat kematangan dari paprika terukur dari warnanya, warna kuning adalah warna paprika yang akan timbul setelah warnanya hijau. Warna kuning memiliki satu tingkat kematangan diatas dari warna hijau.

Pada paprika yang sudah berwarna kuning, rasa pahit yang ada sudah tidak terlalu terasa, melainkan terdapat rasa manis yang menggantikannya. Seain itu, paprika pada masa ini memiliki tekstur yang lebih lembut dibandingkan sebelumnya.

 

  1. Jingga

Untuk paprika yang berwarna jingga, tingkat kematangannya berada satu diatas warna kuning. Namun, pada dasarnya rasa yang diberikan serta teksturnya sama dengan warna kuning.

Penggunaan antara warna jingga dan kuning pada masakan biasanya dipadukan untuk memberikan tampilan hidangan yang lebih estetik dalam sebuah hidangan oleh para chef restoran.

Selain itu, untuk masalah kandungan yang ada zat yang ada dalam paprika kuning, jingga, maupun hijau sebenarnya sama. Pedbedaannya hanyalah ada pada derajat kandungan tersebut.

 

  1. Merah

Pada umumnya, paprika yang sudah dianggap matang adalah yang warnanya merah. Paprika yang berwarna merah memiliki rasa manis yang menyerupai buah-buah pada umunya.

Paprika pada masa ini merupakan paprika yang paling sering ditemukan dan dipanen, karena pada dasarnya kandungan gizi yang ada sudah sangat maksimal jika dibandingkan warna-warna sebelumnya.

Kandungan gizi yang ada pada paprika antara lain adalah lycopene, zeaxathin, serta lutein yang sudah sangat maksimal ketika paprika berwarna merah.

 

  1. Ungu

Paprika berwarna ungu sangat terkenal di kalangan penggemarnya karena rasanya yang sangat manis. Sama halnya sengan paprika merah, paprika ini juga menjadi salah satu yang diincar banyak orang.

Warnanya yang menyerupai terong menjadi salah satu bukti kematangan dari paprika ini. Walaupun begitu, warna gelap yang ada pada paprika ini bukan menandakan bahwa paprikanya sudah busuk ya!

 

 

 

 

Manfaat dan efek samping paprika

Selain digunakan sebagai bahan tambahan dalam masakan, paprika memiliki berbagai macam manfaat paprika bagi kesehatan karena kandungan antioksidan yang ada di dalamnya. Mulai dari permasalahan pembuluh darah, kolesterol tinggi, hingga meredakan peradangan bisa diatasi dengan tanaman yang satu ini.

Walaupun memiriki berbagai manfaat pada tubuh, mengonsumsi paprika bisa menyebabkan beberapa efek samping. Mulai dari kram pada perut, hidung yang tersumbat, hingga mata yang berair bisa didapatkan setelah mengonsumsi sayuran ini.

Namun, efek samping ini tentu saja tidak akan terjadi untuk setiap orang. Karena tubuh setiap orang biasanya memiliki karekteristik berbeda.

 

Membeli paprika

Bagi kalian yang ingin membeli paprika, TaniHub adalah salah satu tempat yang paling direkomendasikan. Platform ini menjual berbagai buha-buahan serta sayuran yang mereka ambil langsung dari para petani.

Dengan membeli produk di TaniHub, secara tidak langsung kamu ikut membantu perekonomian Indonesia di sektor pertanian, loh!