Investasi untuk pelajar SMP

58

Berinvestasi tidak harus menunggu tua, pelajar dan mahasiswa pun bisa mulai berinvestasi. Khususnya pelajar SMP bisa belajar cara menginvestasikan uang dari nol, jadi jangan takut untuk memulai.

Investasi sedini mungkin akan memicu hasil yang maksimal di kemudian hari. Di sini akan dijelaskan cara menginvestasikan uang untuk pelajar SMP, serta platform yang bisa mereka pilih.

Dengan memilih jenis investasi untuk pelajar SMP yang tepat, aktivitas berinvestasi tidak hanya akan mendatangkan keuntungan, tetapi juga akan terasa menyenangkan ketika dijalani. Berikut jenis investasi untuk pelajar SMP yang bisa kamu pilih.

1. Emas

Emas sudah menjadi instrumen investasi yang banyak dipilih. Nilai emas diyakini sangat stabil dan cenderung meningkat. Sudah gitu, kamu bisa berinvestasi emas dengan lebih mudah sekarang. Kamu bisa mulai investasi emas dengan modal Rp10 ribu saja.

Instrumen investasi ini digunakan untuk tujuan jangka menengah dan panjang. Jenis investasi untuk mahasiswa ini juga bisa untuk banyak tujuan. Kamu bisa memanfaatkannya untuk modal menikah atau menambah biaya pensiun nantinya.

Saat berinvestasi emas, nilai yang harus kamu lihat adalah bobotnya dan bukan harga emas. Melihat harga emas hanya akan membuat kamu membeli dengan jumlah yang sedikit. Tentukan bobot emas yang mau kamu targetkan. Lalu, kumpulkan emas hingga target tersebut tercapai.

2. Reksadana pasar uang

Reksadana pasar uang menjadi jenis investasi yang punya risiko kecil. Investasi ini sangat cocok untuk mahasiswa yang hanya ingin mengamankan uangnya. Reksadana pasar uang menggunakan instrumen pasar uang untuk mendapatkan keuntungan bagi para investornya.

Kebanyakan produk reksadana pasar uang memiliki return mulai dari 5-30 persen per tahunnya. Sudah gitu, kamu bisa mulai berinvestasi dengan modal Rp10 ribu, loh. Manfaatkan aplikasi BMoney untuk memudahkan kamu dalam berinvestasi reksadana pasar uang.

Karena return-nya tidak terlalu besar, kamu harus melakukannya dengan sangat disiplin. Berinvestasilah setiap bulan sekali dengan jumlah yang sama.

3. Tabungan berjangka

Produk perbankan yang satu ini juga cocok untuk mahasiswa yang ingin berinvestasi jangka pendek dan menengah. Tabungan ini akan melakukan autodebet dari rekening utama tabungan kamu setiap bulannya. Kamu pun bisa memilih jumlah pendebetan setiap bulannya dengan minimal Rp100 ribu.

Tabungan berjangka menyediakan durasi menabung mulai dari satu sampai dengan lima tahun. Ada baiknya kamu memilih durasi yang paling panjang untuk melatih kedisiplinan. Pasalnya, banyak bank yang memberikan denda saat kamu mencairkan dana sebelum jatuh tempo.

Di satu ini, tabungan berjangka memang tidak menawarkan return yang besar. Bunga yang dijanjikan hanya 3-4 persen per tahun saja. Namun, jenis investasi ini tergolong yang paling mudah dilakukan untuk mahasiswa.

4. Saham

Investasi saham juga sedang naik daun dan banyak dipilih oleh mahasiswa. Sekarang pun sudah sangat mudah berinvestasi lewat aplikasi jual-beli saham. Kamu cukup fokus dengan satu atau dua aplikasi dan lakukan investasi saham di sana.

Investasi saham pun sudah bisa dilakukan dengan modal yang tidak terlalu besar. Beberapa saham bisa dibeli dengan nominal mulai dari ratusan ribu rupiah saja. Kamu pun bisa dapat banyak keuntungan dengan investasi saham, loh.

Kamu mendapatkan keuntungan dengan menjual saham yang nilainya sedang naik. Selain itu, para investor saham juga bisa mendapatkan dividen dari perusahaan yang menjual sahamnya.

Di sisi lain, saham juga memiliki risiko yang cukup tinggi. Nilai saham kamu pun bisa saja turun sehingga membuat kamu merugi. Karena itu, cobalah untuk mempelajari saham secara tepat supaya tidak salah melangkah.