5 Cara Deteksi Aplikasi Kredit yang Legal Digunakan

default featured image

Bagi orang yang belum bank-able atau mendapat akses kredit dari bank, adanya aplikasi kredit sejenis Kredivo bisa menjadi solusi terbaik di saat butuh kredit atau pinjaman. Apalagi sekarang, aplikasi kredit jumlahnya semakin banyak. Kalo kita ketik kata kunci “aplikasi kredit” atau “kredit online” di Google Play Store, akan banyak sekali pilihan aplikasi kredit dari berbagai perusahaan fintech yang tersedia. Belum termasuk tawaran yang muncul dari berbagai kanal, mulai dari iklan, media sosial, sampai telemarketing. 

Sayangnya, tidak semua aplikasi kredit yang tersedia sudah memiliki izin dan aman digunakan. Di tengah banyaknya aplikasi kredit yang legal, pasti ada aplikasi-aplikasi kredit ilegal yang ‘bersembunyi’ dan patut diwaspadai. Sebab, menggunakan aplikasi kredit ilegal bisa sangat berisiko baik itu kebocoran data pribadi, keamanan akun, sampai transparansi kredit. 

Supaya kamu tidak terjebak, berikut ini ada 5 cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi legal atau tidaknya sebuah aplikasi kredit. Sebutuh apa pun kamu dengan layanan kreditnya, pastikan selalu mengecek dengan 5 cara ini, ya. 

 

Cek ke rilis yang diterbitkan resmi di situs OJK, WhatsApp, atau email OJK

Hal utama yang wajib dilakukan jika menemui sebuah aplikasi kredit adalah dengan mengeceknya ke situs OJK yaitu ojk.go.id atau lebih  tepatnya:

  • https://www.ojk.go.id/id/kanal/iknb/financial-technology/Default.aspx

Pada laman tersebut, kamu akan menemukan update rilis yang berisi informasi daftar fintech apa saja yang sudah terdaftar dan memiliki izin dari OJK. Saat ini, ada satu rilis terbaru per tanggal 15 September 2021 yang menginformasikan bahwa per tanggal 8 September 2021, ada 107 fintech P2P lending atau fintech lending yang sudah terdaftar di OJK beserta dengan daftar nama-namanya. Bukan cuma itu, ada juga informasi perilah nama-nama fintech yang sudah tidak bisa meneruskan kegiatan operasionalnya. 

Selain lewat website, kamu juga bisa mengecek legalitas sebuah aplikasi kredit melalui WhatsApp dan email resmi OJK. Nomor WhatsApp resminya adalah 081-157-157-157. Kamu hanya perlu chat dengan mengetik nama fintech aplikasi kredit, kirim pesan, dan tunggu sampai bot WhatsApp resmi OJK bisa memberikan jawaban terkait legalitas aplikasi tersebut. Sementara untuk email, kamu bisa menghubungi atau mengirimkan email ke waspadainvestasi@ojk.go.id

 

Perhatikan cara penawaran pendaftaran aplikasi kredit

Fintech yang legal umumnya menggunakan cara-cara yang legal pula dalam melakukan penawaran pinjaman atau prospek calon nasabah. Jika kamu menemui tawaran pinjaman dari pribadi yang mengatasnamakan fintech tertentu, sebaiknya hati-hati, ya. 

Terlebih jika penawaran dilakukan melalui SMS atau WhatsApp. Pihak fintech legal biasanya tidak menggunakan dua platform tersebut untuk menawarkan pinjaman, melainkan hanya untuk pengingat tagihan. 

Cara teraman adalah sebaiknya kamu mengunduh langsung aplikasi atau daftar melalui situs resminya. Jangan berikan data-datamu ke kontak pribadi yang mengatasnamakan fintech. Cukup daftar langsung via aplikasi atau situs agar lebih aman dan meminimalisasi penipuan. 

 

Cek apakah aplikasi tersedia di Google Play Store atau App Store

Salah satu kriteria keamanan aplikasi kredit adalah jika aplikasinya bisa ditemukan secara resmi lewat Google Play Store atau App Store. Jika proses unduhnya berbelit-belit, harus download file apk, atau bahkan tidak ada sama sekali di Google Play Store atau App Store, sebaiknya jangan gunakan aplikasi tersebut, ya. Sebab, dikhawatirkan file aplikasi bisa mengandung virus atau aspek lain yang bisa mengancam keamanan data-data pribadi kamu. 

 

Cek izin yang diminta aplikasi ke smartphone sebelum didownload

Masih seputar laman Google Play Store atau App Store, sebelum yakin mengunduh sebuah aplikasi kredit, pastikan kamu mengecek bagian “permission” atau izin yang diminta aplikasi ke dalam smartphonemu. Fintech yang legal umumnya tidak akan meminta akses ke daftar kontak di smartphone-mu, melainkan hanya kamera, mikrofon, atau lokasi, seperti aplikasi Kredivo. 

Jika menemui aplikasi kredit yang meminta akses ke kontak dan berbagai fitur lainnya yang sangat privacy, sebaiknya pertimbangkan ulang untuk mengunduhnya, ya. Sebab, menginstal dan mengeklik “ya” pada setiap izin yang diminta sama dengan artinya kamu sudah mengizinkan aplikasi tersebut untuk mengakses fitur atau data yang diminta dalam smartphone-mu. 

 

Cek contact center dan alamat kantor

Selain 4 hal di atas, kamu juga bisa mengecek alamat kantor maupun kontak Tim CS dari perusahaan fintech terkait. Fintech yang legal cenderung akan menggunakan alamat asli dan mengupdatenya lewat Google Business, situs, dan aplikasinya, sehingga bisa dengan mudah ditemukan oleh penggunanya. 

Selain memastikan alamatnya valid via Google, kamu juga bisa mencoba menghubungi kontak Tim CS yang tertera, baik itu email, WhatsApp, atau telepon untuk memastikan bahwa Tim CS merespon. Hal ini bisa menjadi poin plus yang menambah kredibilitas dari sebuah fintech atau aplikasi kredit sebagai aplikasi legal. 

Selamat mencoba dan tetap waspada, ya!